Wednesday, December 9, 2020

Menghapus Perbedaan melalui Kopi


Berbeda dari yang lain, begitulah kata yang tepat untuk kedai kopi sunyi. Keunikannya bukan ditonjolkan pada menu makanan, minuman atau design ruangan, namun pada konsep kedai. Ngopi dilayani oleh teman-teman difabel. Berawal dari Mario yang membawa isu difabel bertemu dengan Almas yang hobi meracik kopi, akhirnya pada April 2019, kopi Sunyi resmi dibuka.

Semua pekerja di kopi Sunyi adalah teman-teman difabel, mulai dari designer, tukang parkir, kasir, hingga barista. Konsep ini disambut baik oleh masyarakat. Setiap hari kopi sunyi ramai pengunjung dari berbagai kalangan. Untuk memesan makanan dan minuman, kalian bisa tunjuk tulisan yang ada di menu, jadi jangan khawatir. Rasa makanan dan minuman disini tidak mengecewakan, meski dengan harga standart mulai dari 20 ribu hingga 38 ribu. Kopi Sunyi  di design ramah difabel, terdapat guiding block  dan space kosong di tengah untuk memudahkan teman-teman yang menggunakan kursi roda. Selain itu, yang paling menarik disini, pengunjung juga bisa belajar bahasa isyarat.

Menurut Almas, salah satu Co-Founder kopi Sunyi, kata sunyi bermakna sunyi dari perbedaan, sunyi dari diskriminasi, dan sunyi dari intimidasi. Kata Sunyi diambil untuk menjelaskan bahwa semua orang sama dan setara. Sementara, gambar tangan yang berbeda warna pada logo kedai ini, bermakna bahwa setiap orang berbeda-beda yang disatukan melalui kopi.

Almas menambahkan alasan kedai kopi ini didirikan, karena para pendiri kopi Sunyi peduli terhadap teman-teman difabel yang kurang mendapat  perhatian dan sering dianggap remeh oleh masyarakat, sehingga banyak teman-teman difabel yang kesulitan mencari kerja.

Kopi sunyi memberikan banyak pelajaran bagi saya. Untuk saling menghargai, peduli, dan tidak menganggap beda teman-teman difabel, karena mereka juga memiliki mimpi dan hak yang sama sebagai manusia. Berawal dari penasaran berakhir dengan kenyamanan.

Almas Nizar, Co Founder Kopi Sunyi

 

No comments:

Post a Comment

Wounds

Wounds   Two months to the end of 2021 felt so deep for me The job that felt fun changed into boring thing Friends that always around ...