“Wartawan itu harus cepat, cermat, tepat,
hemat, bermanfaat dan bermartabat” ucap Parni Hardi.
Rabu, 18 Juli 2018 Universitas
Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA (UHAMKA) bekerjasama dengan Universitas Umar Usman
dan Dompet Dhuafa mengadakan pelatihan jurnalistik kepada para mahasiswa kedua
universitas tersebut dengan Cuma-Cuma.
Kegiatan ini dilaksanakan selama
tiga hari, hari pertama yang juga pembukaan dari kegiatan ini dilaksanakan di ruang
aula Umar Usman pasar minggu pada pukul 09.00 WIB. Acara ini dibuka dengan
menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci al-quran, dan penampilan
tari topeng dari salah satu mahasiswi UHAMKA, kemudian dilanjutkan dengan
sambutan-sambutan dari masing-masing universitas.
Kegiatan yang di pandu oleh Bapak
Suheng dihadiri oleh pembicara yang merupakan wartwan senior, yaitu Parni Hadi
(Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi sekaligus Direktur Operasional di awal-awal
Republika berdiri), Priyambodo RH (Direktur Eksekutif di Lembaga Pers
Dr.Soetomo), Sony Soemarsono (Wartawan Foto dari salah satu media televise) dan
Ahmadi Thaha (Wartawan dari salah satu media).
Pak Parni Hadi sebagai pembuka
materi jurnalistik dan Beliau memberikan
ceramah selama kurang lebih 45 menit mengenai siapa itu wartawan, apa itu
profetik dan apa hubungan dari keduanya, menurutnya menulis bukanlah hal yang
mudah, dan menulis merupakan berbicara dengan kertas. Beliau banyak memberikan
tips-tips menghasilkan berita yang disenangi pembaca dengan cara yang seuai dengan
ajaran Nabi Muhhammad saw.
“Harus ditanamkan sejak dini
ajaran nabi Muhammad saw, agar ketika menjadi wartawan kita dapat amanah
menyampaikan berita” ujarnya.
“ Profetik Jurnalisme adalah
kegiatan komunikasi melalui kata-kata, tulisan serta gambar” ucapnya
melanjutkan.
Pak Parni Hadi menutup kegiatan
hari pertama ini dengan games, semua peserta diminta untuk mengajukkan diri dan
menyebutkan satu huruf yang kemudian ditambahkan oleh peserta lainnya dan
diberi makna dari huruf-huruf tadi. Setelah selesai bermain, beliau menjelaskan
makna dari games tadi yang ternyata sangat bersangkut paut terhadap seorang
jurnalis.
Dalam kegiatan ini, ia mengatakan
akan memberikan hadiah berupa buku “Jurnalisme Profetik” serta sertifikat bagi
peserta yang benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan serius selama tiga hari.
Kegiatan hari kedua dan ketiga dilaksanakan di UHAMKA oleh pembicara yang lain.



