Tawas
Penolong Bau Badan
Bau
badan kerap kali menjadi alasan seseorang merasa insecure. Saya perempuan yang
terjebak dalam masalah itu, tipe kulit saya itu biasa saja tidak terlalu kering
atau lembab, tapi memang mudah keringetan saat berada ditempat yang panas, saat
merasa panik atau terlalu bahagia, kayaknya wajar ya, tapi saya rentan
keringetan dibanding orang-orang disekitar saya. Tidak enak sekali rasanya,
teman-teman saya memang tidak mengatakan secara blak-blakkan tapi saya bisa
lihat bagaimana mereka menahannya. Karena jujur saya sendiri juga tidak suka
bau badan saya, baunya itu seperti cuka, kalian tau kan bau cuka tuh kayak
gimana. Hal tersebut cukup mengganggu kegiatan saya yang hobinya
jingkrak-jingkrak, lari-larian pokoknya gabisa diam jalan kesana kesini, sering
berada ditempat panas pula. Kebayang gak sih betapa tersiksanya teman-teman
saya. Tapi tenang, saya tidak setega itu kok ke teman-teman. Saya selalu setia
menggunakan deodorant, walaupun tetap saja kadang baunya malah semakin tidak karuan.
Nah
beberapa minggu yang lalu, tidak sengaja saya melihat video seseorang yang
menggunakan tawas untuk menghilangkan bulu ketiak dan bau badan. Dari situ saya
tertarik mencari tahu siapa sih tawas, apa manfaatnya dan lain sebagainya. Singkat
cerita saya percaya menggunakan tawas untuk mengatasi bau badan ini.
Awalnya
saya agak kesusahan mencari tawas di pasar, namun saya diberitahu oleh
seseorang bahwa tawas banyak dijual di toko bangunan. Dan ternyata benar, selain di toko bangunan juga bisa dicari di olshop. Saya
beli satu genggam tawas bulat seharga Rp.2000 , untuk coba-coba pikir saya
tidak perlu banyak-banyak biar kalau tidak cocok tidak merasa bersalah banget hehehe.
Sesampainya
dirumah saya langsung menumbuknya hingga seperti bubuk, saya gunakan setelah
mandi karena ketiak saya masih fresh saat itu. Oh iya saya aplikasikan di
ketiak karena sumber bau badan saya diketiak. Bubuk tawas tadi langsung saya
bubuhi di ketiak tanpa tambahan apa-apa. Kesan pertama saya sangat WOWWWW AJAIB
SEKALIII.
Tawas
ini tidak ada efek samping apa-apa. Tidak berbau, tidak gatal, dan tidak panas.
Namun, hasilnya sangat luar biasa. Seharian saya keringetan karena harus
nyetrika pakaian segunung tapi tidak tercium bau cuka lagi. Saya bebas dari bau
badan. HIHIWWWWWW. Saya senang sekali, hingga saat ini saya masih
menggunakannya, oh iya untuk menghilangkan warna hitam di ketiak cukup
mencampurkannya dengan air panas lalu dioleskan ke ketiaknya ini harus
dibarengi dengan rajin mencukur rambut di ketiak ya.
Nah
Berikut beberapa informasi hasil googling yang meyakinkan saya untuk
menggunakan tawas;
- · Tawas atau yang biasa disebut alum, fero
sulfat, Poly Aluminium Chlorida (PAC) dan poli elektrolit organik memiliki
rumus kimia [Al2(SO4)3.18H2O], merupakan
kelompok garam yang mengkristal. Biasa digunakan sebagai penjernih air karena
poli elektrolit oraganik dapat digunakan sebagai koagulan. Sebagai koagulan
alum sulfat sangat efektif untuk mengendapkan partikel yang melayang baik dalam
bentuk koloid maupun suspensi.
- ·
Sementara di India, tawas dijual sebagai
deodorant, karena pembentuk koloid, maka sifat yang sangat penting pada tawas
adalah adsorpsi. Tawas dapat mengadsorpsi kotoran, racun dan lainnya.
- ·
Tawas juga bisa digunakan sebagai bahan
pengawet makanan. Ini terbukti, pada zaman dahulu, sebelum ada borak atau
pengawet kimia lainnya, masyarakat pada umumnya menggunakan tawas sebagai bahan
pengawet makanan.
- ·
Tawas merupakan komponen dari foamite
yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran. Larutan yang mengandung tawas
digunakan pada berbagai benda seperti kayu, kain, dan kertas untuk meningkatkan
ketahanannya terhadap api.
Untuk
menambah pengetahuan saya juga mencari informasi mengenai penyebab bau badan dan
artikel dari halodoc ini sangat membantu saya. Nih artikelnya saya kutip
dibawah.
Dalam
dunia medis, bau badan (BB) dikenal juga dengan istilah bromhidrosis. Meski bau
badan sering muncul saat tubuh mengeluarkan banyak keringat, tapi penyebab bau
badan yang sesungguhnya adalah bakteri. Keringat manusia pada dasarnya tidak
berbau. Bau badan muncul ketika bakteri yang ada di tubuh bertemu dengan
keringat dan mengubah keringat menjadi asam. Bakteri yang sering menyebabkan
bau badan adalah anaerobik. Bakteri ini dapat berkembang biak melalui keringat
sebagai medianya. Nah, bau badan muncul sebagai hasil dari pemecahan protein
keratin oleh bakteri pada permukaan kulit.
Selain
karena bakteri, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan seseorang lebih
berisiko memiliki bau badan:
1.
Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Orang
dengan berat badan berlebih atau obesitas biasanya cenderung memiliki bau
badan. Hal ini karena orang gemuk memiliki banyak pori-pori yang tersembunyi
dalam lipatan tubuhnya. Area tersebut biasanya hangat, beruap, dan gelap,
sehingga bakteri penyebab bau badan bisa berkembang dengan pesat di sana. Akibatnya,
bau tidak sedap pun muncul.
2.
Infeksi
Kulit
yang terinfeksi juga bisa menyebabkan bau badan. Bakteri yang terdapat di kulit
yang terinfeksi bisa menghasilkan keringat berurea. Keringat inilah yang
akhirnya menyebabkan bau tidak sedap muncul. Jadi, bila ada bagian kulitmu yang
mengalami infeksi sebaiknya segera diatasi agar bakteri mikroorganisme tidak
semakin berkembang.
3.
Makanan yang Dikonsumsi
Makanan
dan minuman yang kamu konsumsi ternyata juga bisa memengaruhi aroma tubuhmu,
lho. Nutrisi yang terkandung dalam makanan memang baik untuk kesehatan tubuh.
Namun, beberapa makanan tertentu juga mengandung zat-zat yang bisa menyebabkan
bau badan.
Bawang
merah, bawang putih, dan kari adalah penyebab bau badan yang paling populer
karena rempah-rempah tersebut mengandung zat alisin. Brokoli, kubis, brussels
dan sayuran lainnya yang termasuk dalam keluarga cruciferous, ternyata juga
bisa membuat keringat yang dihasilkan tubuh berbau tidak sedap. Hal itu akibat
kandungan sulfur dan sulfida yang terdapat di dalamnya.
4.
Penyakit
Terkadang,
munculnya keringat berlebih juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit
tertentu, salah satunya seperti diabetes. Pengidap diabetes tingkat tinggi
biasanya sudah kesulitan mengontrol kadar gula dalam darah. Jadi untuk mengganti
glukosa, tubuh memanfaatkan lemak sebagai bahan bakar pengganti. Nah, proses
ini akan menghasilkan senyawa bersifat asam dalam jumlah yang cukup banyak.
Selain diabetes, penyakit lainnya yang juga bisa menyebabkan BB, antara lain
gagal ginjal, kadar gula darah rendah, liver, dan disfungsi metabolisme.
5.
Konsumsi Obat-obatan Tertentu
Beberapa
obat-obatan tertentu memiliki efek samping, yaitu membuat tubuh menghasilkan
keringat berlebih bila dikonsumsi. Obat-obatan penyebab, bau badan antara lain
obat antipsikotik dan antidepresan. Mengonsumsi aspirin dan acetaminophen dalam
dosis berlebihan juga bisa mengakibatkan produksi keringat berlebih.
6.
Gangguan Metabolisme
Selain
karena penyakit, masalah bau badan yang kamu alami bisa juga disebabkan karena
trimethylaminuria. Kondisi trimethylaminuria adalah gangguan metabolisme di
mana tubuh kehilangan kemampuan untuk memecah hormon trimetilamina yang
ditemukan dalam makanan tertentu. Hormon yang tidak terpecah ini kemudian akan
dikeluarkan melalui keringat, urin, dan napas, sehingga pengidapnya akan
memiliki bau amis yang kuat.
Bau badan akibat trimethylaminuria tidak bisa diatasi hanya dengan mandi dan memakai deodoran. Pengidapnya perlu menghindari makanan yang mengandung trimetilamina, mengonsumsi antibiotik dan menggunakan sabun asam untuk menghilangkan bau tidak sedap.
Bau badan akibat trimethylaminuria tidak bisa diatasi hanya dengan mandi dan memakai deodoran. Pengidapnya perlu menghindari makanan yang mengandung trimetilamina, mengonsumsi antibiotik dan menggunakan sabun asam untuk menghilangkan bau tidak sedap.
![]() |
| Ini Bentuk Tawas Yang Sudah Ditumbuk |
Notes : review ini ditulis jujur
atas pengalaman penulis.
Sumber
:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tawas
https://www.halodoc.com/6-penyebab-bau-badan-tak-sedap

No comments:
Post a Comment