Sunday, June 7, 2020

#Tipstipistipis

Tawas Penolong Bau Badan

Bau badan kerap kali menjadi alasan seseorang merasa insecure. Saya perempuan yang terjebak dalam masalah itu, tipe kulit saya itu biasa saja tidak terlalu kering atau lembab, tapi memang mudah keringetan saat berada ditempat yang panas, saat merasa panik atau terlalu bahagia, kayaknya wajar ya, tapi saya rentan keringetan dibanding orang-orang disekitar saya. Tidak enak sekali rasanya, teman-teman saya memang tidak mengatakan secara blak-blakkan tapi saya bisa lihat bagaimana mereka menahannya. Karena jujur saya sendiri juga tidak suka bau badan saya, baunya itu seperti cuka, kalian tau kan bau cuka tuh kayak gimana. Hal tersebut cukup mengganggu kegiatan saya yang hobinya jingkrak-jingkrak, lari-larian pokoknya gabisa diam jalan kesana kesini, sering berada ditempat panas pula. Kebayang gak sih betapa tersiksanya teman-teman saya. Tapi tenang, saya tidak setega itu kok ke teman-teman. Saya selalu setia menggunakan deodorant, walaupun tetap saja kadang baunya malah semakin tidak karuan.

Nah beberapa minggu yang lalu, tidak sengaja saya melihat video seseorang yang menggunakan tawas untuk menghilangkan bulu ketiak dan bau badan. Dari situ saya tertarik mencari tahu siapa sih tawas, apa manfaatnya dan lain sebagainya. Singkat cerita saya percaya menggunakan tawas untuk mengatasi bau badan ini.

Awalnya saya agak kesusahan mencari tawas di pasar, namun saya diberitahu oleh seseorang bahwa tawas banyak dijual di toko bangunan. Dan ternyata benar, selain di toko bangunan juga bisa dicari di olshop. Saya beli satu genggam tawas bulat seharga Rp.2000 , untuk coba-coba pikir saya tidak perlu banyak-banyak biar kalau tidak cocok tidak merasa bersalah banget hehehe.
Sesampainya dirumah saya langsung menumbuknya hingga seperti bubuk, saya gunakan setelah mandi karena ketiak saya masih fresh saat itu. Oh iya saya aplikasikan di ketiak karena sumber bau badan saya diketiak. Bubuk tawas tadi langsung saya bubuhi di ketiak tanpa tambahan apa-apa. Kesan pertama saya sangat WOWWWW AJAIB SEKALIII.

Tawas ini tidak ada efek samping apa-apa. Tidak berbau, tidak gatal, dan tidak panas. Namun, hasilnya sangat luar biasa. Seharian saya keringetan karena harus nyetrika pakaian segunung tapi tidak tercium bau cuka lagi. Saya bebas dari bau badan. HIHIWWWWWW. Saya senang sekali, hingga saat ini saya masih menggunakannya, oh iya untuk menghilangkan warna hitam di ketiak cukup mencampurkannya dengan air panas lalu dioleskan ke ketiaknya ini harus dibarengi dengan rajin mencukur rambut di ketiak ya.
Nah Berikut beberapa informasi hasil googling yang meyakinkan saya untuk menggunakan tawas;

  • ·        Tawas atau yang biasa disebut alum, fero sulfat, Poly Aluminium Chlorida (PAC) dan poli elektrolit organik memiliki rumus kimia  [Al2(SO4)3.18H2O], merupakan kelompok garam yang mengkristal. Biasa digunakan sebagai penjernih air karena poli elektrolit oraganik dapat digunakan sebagai koagulan. Sebagai koagulan alum sulfat sangat efektif untuk mengendapkan partikel yang melayang baik dalam bentuk koloid maupun suspensi.
  • ·         Sementara di India, tawas dijual sebagai deodorant, karena pembentuk koloid, maka sifat yang sangat penting pada tawas adalah adsorpsi. Tawas dapat mengadsorpsi kotoran, racun dan lainnya.
  • ·          Tawas juga bisa digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Ini terbukti, pada zaman dahulu, sebelum ada borak atau pengawet kimia lainnya, masyarakat pada umumnya menggunakan tawas sebagai bahan pengawet makanan.
  • ·         Tawas merupakan komponen dari foamite yang digunakan dalam alat pemadam kebakaran. Larutan yang mengandung tawas digunakan pada berbagai benda seperti kayu, kain, dan kertas untuk meningkatkan ketahanannya terhadap api.
Untuk menambah pengetahuan saya juga mencari informasi mengenai penyebab bau badan dan artikel dari halodoc ini sangat membantu saya. Nih artikelnya saya kutip dibawah.

Dalam dunia medis, bau badan (BB) dikenal juga dengan istilah bromhidrosis. Meski bau badan sering muncul saat tubuh mengeluarkan banyak keringat, tapi penyebab bau badan yang sesungguhnya adalah bakteri. Keringat manusia pada dasarnya tidak berbau. Bau badan muncul ketika bakteri yang ada di tubuh bertemu dengan keringat dan mengubah keringat menjadi asam. Bakteri yang sering menyebabkan bau badan adalah anaerobik. Bakteri ini dapat berkembang biak melalui keringat sebagai medianya. Nah, bau badan muncul sebagai hasil dari pemecahan protein keratin oleh bakteri pada permukaan kulit.

Selain karena bakteri, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan seseorang lebih berisiko memiliki bau badan:

1. Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas biasanya cenderung memiliki bau badan. Hal ini karena orang gemuk memiliki banyak pori-pori yang tersembunyi dalam lipatan tubuhnya. Area tersebut biasanya hangat, beruap, dan gelap, sehingga bakteri penyebab bau badan bisa berkembang dengan pesat di sana. Akibatnya, bau tidak sedap pun muncul.

2. Infeksi
Kulit yang terinfeksi juga bisa menyebabkan bau badan. Bakteri yang terdapat di kulit yang terinfeksi bisa menghasilkan keringat berurea. Keringat inilah yang akhirnya menyebabkan bau tidak sedap muncul. Jadi, bila ada bagian kulitmu yang mengalami infeksi sebaiknya segera diatasi agar bakteri mikroorganisme tidak semakin berkembang.

3. Makanan yang Dikonsumsi
Makanan dan minuman yang kamu konsumsi ternyata juga bisa memengaruhi aroma tubuhmu, lho. Nutrisi yang terkandung dalam makanan memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, beberapa makanan tertentu juga mengandung zat-zat yang bisa menyebabkan bau badan.
Bawang merah, bawang putih, dan kari adalah penyebab bau badan yang paling populer karena rempah-rempah tersebut mengandung zat alisin. Brokoli, kubis, brussels dan sayuran lainnya yang termasuk dalam keluarga cruciferous, ternyata juga bisa membuat keringat yang dihasilkan tubuh berbau tidak sedap. Hal itu akibat kandungan sulfur dan sulfida yang terdapat di dalamnya.

4. Penyakit
Terkadang, munculnya keringat berlebih juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu, salah satunya seperti diabetes. Pengidap diabetes tingkat tinggi biasanya sudah kesulitan mengontrol kadar gula dalam darah. Jadi untuk mengganti glukosa, tubuh memanfaatkan lemak sebagai bahan bakar pengganti. Nah, proses ini akan menghasilkan senyawa bersifat asam dalam jumlah yang cukup banyak. Selain diabetes, penyakit lainnya yang juga bisa menyebabkan BB, antara lain gagal ginjal, kadar gula darah rendah, liver, dan disfungsi metabolisme.

5. Konsumsi Obat-obatan Tertentu
Beberapa obat-obatan tertentu memiliki efek samping, yaitu membuat tubuh menghasilkan keringat berlebih bila dikonsumsi. Obat-obatan penyebab, bau badan antara lain obat antipsikotik dan antidepresan. Mengonsumsi aspirin dan acetaminophen dalam dosis berlebihan juga bisa mengakibatkan produksi keringat berlebih.

6. Gangguan Metabolisme
Selain karena penyakit, masalah bau badan yang kamu alami bisa juga disebabkan karena trimethylaminuria. Kondisi trimethylaminuria adalah gangguan metabolisme di mana tubuh kehilangan kemampuan untuk memecah hormon trimetilamina yang ditemukan dalam makanan tertentu. Hormon yang tidak terpecah ini kemudian akan dikeluarkan melalui keringat, urin, dan napas, sehingga pengidapnya akan memiliki bau amis yang kuat.

Bau badan akibat trimethylaminuria tidak bisa diatasi hanya dengan mandi dan memakai deodoran. Pengidapnya perlu menghindari makanan yang mengandung trimetilamina, mengonsumsi antibiotik dan menggunakan sabun asam untuk menghilangkan bau tidak sedap.


Ini Bentuk Tawas Yang Sudah Ditumbuk

Notes : review ini ditulis jujur atas pengalaman penulis.


Sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tawas
https://www.halodoc.com/6-penyebab-bau-badan-tak-sedap


No comments:

Post a Comment

Wounds

Wounds   Two months to the end of 2021 felt so deep for me The job that felt fun changed into boring thing Friends that always around ...